MENYAMPAIKAN PIDATO PERSUASIF

Assalamualaikum wr wb, selamat pagi anak-anak!!

Bagaimana kabar kalian? semoga semua baik dan sehat selalu ya.

materi kita kali ini BAB II adalah Menyampaikan Pidato Persuasif.

Hal-hal yang akan kita bahas dalam bab ini meliputi

  1. pengertian pidato persuasif
  2. tujauan pidato persuasif
  3. beberapa cara memersuasi
  4. sistematika pidato persuasif
  5. struktur isi pidato persuasif
  6. ciri kebahasaan pidato persuasif

baiklah anak-anak , untuk memelajari materi-materi di atas silakan kalian buka buku paket halaman 34.

  • Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan pembaca atau pendengar/audiens dengan menyajikan argumen dari satu sudut pandang.
  • Tujuan pidato persuasif adalah meyakinkan audiens untuk melakukan sesuatu.
  • Ada 3 cara memersuasi:

– Etika yaitu menggunakan pendekatan etika(kesopanan)

– Emosi yaitu dengan cara mengguggah perasaan audiens

– Logika yaitu dengan cara membuat masuk akal

  • Sistematika Pidato
  • 1. Pembukaan

– salam pembuka

– sapaan pada yang hadir

– ucapan puji syukur

  • 2. Isi

– pernyataan posisi

– tahap argumen

– penguatan pernyataan posisi

  • 3. Penutup

– permohonan maaf

– salam penutup

  • Struktur Isi Pidato Persuasif

– pernyataan posisi : merupakan pendapat atau pendirian yang diambil penulis terhadap

suatu persoalan.

– tahap argumen : berisi serangkaian argumen logis yang meyakinkan audiens mengapa

posisi itu diambil

– penguatan pernyataan posisi : berisi simpulan memperkuat atau menyimpulkan

pandangan pengarang.

  • Ciri Kebahasaan Pidato Persuasif

1. Nominalisasi (pembendaan)

2. Penggunaan bentuk pasif

3. Penggunaan kata ganti orang

4. Penggunaan kata/istilah teknis

5. Penggunaan kata benda abstrak

6. Penggunaan kata emotif

7. Penggunaan kata tugas

8. Penggunaan kata modalitas/kepastian

9  Penggunaan kata ajakan

Demikian anak-anak materi kita pada pertemuan kali ini.

Kita akan berjumpa pada pertemuan yang akan datang dengan materi praktik menulis pidato persuasif.

Selamat belajar di rumah anak-anakku, jangan lupa selalu menjaga kesehatan ya!

Wassalamualaikum wr wb.

 

PERTEMUAN 4: MENULIS LAPORAN PERCOBAAN

Anak-anak pada pertemuan ke-1 kalian sudah mencatat materi tentang sistematika laporan percobaan yang terdiri atas

  1. Judul
  2. Objek
  3. Pelaku Percobaan
  4. Tempat dan Waktu Percobaan
  5. Tujuan
  6. Bahan/Alat
  7. Langkah
  8. Hasil Laporan Percobaan
  9. Simpulan
  10. Daftar Pustaka

Materi di atas sudah ada di buku catatan kalian (dicek kembali ya!)

Untuk pertemuan hari ini,

Bacalah bagian D. Menyajikan Laporan Percobaan (Buku Paket hal.27-28) Buatlah “Laporan Percobaan Membuat Pelangi” dengan menggunakan sistematika laporan percobaan di atas! Tulislah TUGAS ini di buku tugas Anda, difoto kemudian kirim melalui google classroom!

Selamat mengerjakan! Jangan lupa untuk selalu menulis dengan tulisan rapi dan mudah dibaca! Tugas harus sudah dikirim hari ini paling lambat jam 20.00 WIB

PERTEMUAN 3: MODEL LAPORAN PERCOBAAN

Salah satu unsur/aspek kebahasaan teks laporan percobaan adalah penggunaan kata tugas.

Macam-Macam Kata Tugas dalam Bahasa Indonesia

Kata tugas dalam Bahasa Indonesia berperan untuk membantu menghubungkan kata lain dalam sebuah kalimat.  Kata tugas merupakan kata tertutup selain verba, adjektiva, adverbia, dan nomina. Kata ini pun tidak dapat membentuk kata lain dengan proses afiksasi. Kata tugas memiliki fungsi sebagai perubah kalimat yang minim hingga menjadi kalimat transformasi.

Macam-Macam kata Tugas

Berdasarkan fungsinya dalam kalimat, kata tugas dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu preposisi, konjugasi, inerjeksi, artikula dan partikel penegas. Berikut penjelasannya.

1.Kata depan atau Preposisi

Kata depan atau preposisi terdapat pada awal suatu kata, umumnya kata benda dan berguna untuk memastikan hubungan dalam kata tersebut. Contoh :

  • Kata depan yang bermakna menyatakan sebab : atas, demi. (atas gedung KPK …, demi mereka …)
  • Kata depan yang bermakna menyatakan tempat : di, ke, dari. (ke sawah, dari rumah paman, di Medan)
  • Kata depan yang bermakna menyatakan waktu : hampir, hingga, sampai. (sampai akhir hayat, hingga nanti, hampir tiba saatnya)
  • Kata depan yang bermakna menyatakan maksud : untuk, guna. (untuk menjadikan …, guna terciptanya …)

2.Kata sambung atau Konjungsi

Kata sambung merupakan suatu jenis kata yang berfungsi dalam menghubungkan dua kalimat seperti kata dengan kata, klausa dengan klausa, frasa dengan frasa, kalimat dengan kalimat maupun antar paragrafKata sambung seperti : karena, sejak, setelah, dapat menghubungkan frasa, kata, ataupun klausa.

Kata sambung atau konjungsi ini dapat dibagi menjadi empat kelompok yaitu konjungtor koordinatif, konjungtor korelatif, kongjungtor subordinatif, konjungtor antar kalimat yang umumnya digunakan dalam suatu tatanan wacana seperti berikut ini :

  • Konjungsi Koordinatif. Contoh :
    • Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia ke-72, maka kami mengundang perwakilan dari masing-masing lembaga terkait.
    • Pegawai manapun yang lalai dalam tugas akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
  • Konjungsi Korelatif. Contoh :
    • Baik ayahku maupun ayahnya, mereka tidak suka merokok.
    • Jangankan kepada orang lain, orang tuanya sendiri pun sudah tidak tahan dengan kelakuannya.
  • Konjungsi antarkalimat. Contoh :
    • Kita harus berjuang sedemikian kuatnya agar mendapatkan hasil yang membanggakan ibu dan bapak.
    • Perampok itu tidak memperhatikan ancaman dari polisi yang mengejarnya sebaliknya, dia melawan polisi dengan senjatanya.
  • Konjungsi Subordinatif. Contoh :
    • Biarpun aku tak datang ke sekolah, tetapi aku wajib mengerjakan tugas yang diberikan.
    • Ayahku belum mengajukan hari cuti kepada kantornya sehingga kami belum bisa menentukan liburan.

3.Kata sandang atau Artikula

Kata sandang atau artikula adalah suatu jenis kata yang mendampingi kata benda atau yang membatasi makna jumlah orang atau suatu benda dalam menunjukkan banyaknya sesuatu. Contoh : nya, sang, si, itu, hang, dang, yang. Dalam bahasa Arab fungsi artikula atau kata sandang ini mirip dengan fungsi ‘al’.

Kata sandang dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu kata sandang yang menyatakan gelar, menyatakan makna sekelompok dan menunjuk kepada suatu kaum atau golongan.

  • Kata sandang yang menyatakan gelar. Contoh :
    • Sang Raja hutan sudah menentukan kemana ia akan berkelana mencari mangsa yang sedang berkeliaran.
    • Sang juara, Mike Tyson, memberitahukan kepada media massa bahwa ia berhenti dari dunia tinju yang sudah membesarkan namanya.
    • Sang merah putih berkibar gagah perkasa di ujung bukit bekas penjajah mendirikan markasnya dahulu.
    • Sang suami penari ulung itu mengapa tidak datang rapat ke kelurahan malam kemarin?
    • Sang guru begitu berbangga dengan prestasi muridnya yang diterima diperguruan tinggi negeri.
    • Sri paduka raja datang dan disambut meriah sekali oleh para penduduknya.
  • Kata sandang yang menyatakan makna sekelompok/makna korelatif. Contoh :
    • Para Serdadu kumbang telah menyelesaikan misinya walau terhalang dengan peralatan yang mereka punya.
    • Para ilmuwan yang meneliti mikroba berpotensi terinfeksi penyakit dan tak dapat disembuhkan secara cepat.
    • Perayaan HUT sekolah kami sangat meriah karena akan dihadiri oleh para pejabat daerah kota kami.
  • Kata sandang yang menunjuk pada suatu kaum/golongan. Contoh :
    • Si Adik kecil menangis tersedu-sedu hingga membuat suaranya serak dan matanya bengkak.
    • Si kaya dengan sombongnya melewati kami dengan mengendarai mobil barunya.
    • Jika harga sembako naik, maka si miskin akan semakin terjepit dan tingkat kriminalitas semakin bertambah.

4.Kata seru atau Interjeksi

Kata seru atau interjeksi adalah kata yang dipakai dalam mengungkapkan perasaan seseorang ketika sedang memiliki emosi seperti marah, kaget, kecewa, heran, sedih.

  • Kata seru asli, seperti : wow, hah, wah, cih, oh, ha, aduh, ya ampun. Contoh :
    • aduh, cantik sekali wanita yang sedang berdiri di halte bus itu!
    • Wow, aku terkejut melihat penampilanmu sekarang!
    • Ya ampun, anggun sekali kamu malam tadi saat mengenakan pakaian model barat itu.
    • Ai, kurus sekali tubuhmu selama training pelatihan di luar kota itu!
    • Loh, kenapa kau masih ada disini ?
    • Cih, dasar tidak tahu malu bisanya hanya meminta belas kasihan orang banyak!
    • Ih, gigimu benar-benar sudah habis dan rusak parah!
    • Cis, muak sekali aku melihat batang hidungmu berkeliaran disini.
    • Idih, kotornya sepatumu, seperti dari sawah saja.
  • Kata seru yang berasal dari kata-kata biasa, seperti : masa, kasihan, celaka. Contoh :
    • Celaka, aku tidak membawa sepeser uang pun.
    • Asyik, nikmat sekali melihat pemandangan pantai sambil ditemani es jeruk buatan emak!
    • Amboi, akhirnya sampai juga aku dengan selamat dari hutan rimba itu!
    • Aduhai, indah sekali pemandangan ini jika dilihat dari atas bukit ini!
    • Sialan, mengapa tidak aku sapa saja ia ketika berpapasan semalam!
  • Kata seru yang berasal dari beberapa ungkapan, baik dari Indonesia maupun asing, seperti : Ya ampun, Insha Allah dll. Contoh:
    • Ya ampun, entah kenapa aku bisa sangat mudah emosi bila berbicara dengannya akhir-akhir ini
    • Insha Allah, aku akan datang ke acara ulang tahunmu, besok lusa.
    • Puji Tuhan, anakku diterima di perusahaan multinasional yang terkenal itu.
    • Syukurlah, anak kita dapat menimba ilmu di sekolah favorit itu!

5.Kata penegas atau Partikel penegas

Kata penegas atau partikel merupakan kategori kata tugas yang meliputi kata yang tidak tunduk pada perubahan bentuk dan hanya memberikan penekanan pada kata yang diikutinya. Dalam bahasa Indonesia terdapat empat jenis partikel penegas yaitu :

  • (-kah) contoh : Bagaimanakah penggunaan alkohol dalam senyawa itu?
  • (-lah) contoh : Cobalah untuk tidak selalu mengkritik pemerintah sekarang!
  • (-pun) contoh : Kalaupun ia masih berkeliaran disini, aku yang akan mengusirnya.
  • (-tah) contoh : Apatah artinya bila hidup dimuka bumi ini tanpa dirimu !

Catatlah/ rinkaslah Materi Kata Tugas di buku catatan Anda, kemudian bacalah “Model Laporan Prcobaan” di buku Paket hal.17-selesai. Temukan kata tugas dalam teks tsb, tulislah berdasarkan jenisnya ! kerjakan di buku tugas kalian, kemudian difoto kirimkan melalui google classroom ya!

PERTEMUAN Ke 2: Materi Teks Laporan Percobaan

selamat pagi anak-anak, bagaimana kabar kalian? semoga sehat semua ya.

Hari ini kita akan mempelajari tentang struktur teks laporan percobaan.

Silakan kalian buka buku paket hal 20, bacalah kegiatan 1 . pahami ya anak-anak!

setelah itu buka catatan kalian, silakan dicatat materi berikut!

TEKS-LAPORAN-PERCOBAN EDITED TEKS-LAPORAN-PERCOBAN EDITED

Pertanyaan-pertanyaan kegiatan 1 silakan dijawab di buku tugas kalian, cukup jawabannya saja (jawaban lengkap ya).

Pekarjaan di buku tugas ini akan ibu nilai saat pembelajarandi kelas nanti.

Bagi siswa yang pekerjaan di buku tugas dan catatan lengkap akan memperoleh nilai tambah.

Sampai jumpa pada pertemuan berikutnya, jangan lupa selalu jaga kesehatan dan belajar ya!

 

 

MPLS : PERKENALAN GURU

Assalamualaikum Wr Wb, hallo siswa-siswi semua!

Perkenalkan nama saya adalah Ibu Sri Siami, mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia.

selamat datang dan bergabung di keluarga besar SMPN I Demak kepada anak-anakku yang sekarang sudah duduk di kelas 7 . Selamat menikmati suasana baru di sekolah yang baru ya.

Selamt juga pada anak-anak yang telah berhasil naik di kelas 8, jaga semangat belajar kalian dan ukirlah prestasi sesuai dengan bakat yang kalian miliki.

Untuk tahun pelajaran ini ibu mengajar di kelas 9. Haaii anak-anakku kelas 9!! kita nanti bertemu di kelas pembelajaran ya …. (setelah pandemi Covid-19 berlalu …. tentunya!!)

Selamat belajar di rumah ya SEMUANYA !!! Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dengan rajin cuci tangan, pakai masker, dan selalu jaga jarak.

semoga pandemi Covid-19 segera berlalu sehingga kita dapat bersua dan bertatap muka penghilang rasa rindu kita yang terpendam. Aamiiin YRA.

Wassallamualaikum Wr Wb.

PERTEMUAN 1: Teks Laporan Percobaan

Selamat pagi anak-anak, bagaimana kabar kalian? semoga sehat! jangan lupa selalu menjaga kesehatan di masa pandemi covid 19 ini ya.

marilah kita awali pembelajaran hari ini dengan berdoa bersama ……

anak-anakku pernahkah kalian melakukan sebuah percobaan membuat sesuatu? misalnya percobaan mencangkok tanaman, membuat reaksi beberapa zat, membuat bunga dari limbah plastik, dll, …….. pernah kan?

materi kita ini berhubungan dengan percobaan-percobaan yang mungkin pernah Anda lakukan. Materi BAB I adalah Teks Laporan Percobaan yang terdiri atas:

  1. struktur teks
  2. unsur kebahasaan teks
  3. menyusun teks laporan percobaan

sebelum membahas ke stuktur teks hari ini kita akan berlatih membandingkan beberapa teks untuk menentukan jenis teks tersebut.

Bukalah buku teks kalian halaman 10 kemudian lakukanlah kegiatan1!

jawablah 5 pertanyaan yang ada di halaman 11, tulislah jawabannya pada buku tugas Anda!

Fotolah jawaban Anda, kemudian Unggahlah (uploud) ke alamat yang ibu share di WA grup kelas!

Selamat mengerjakan! salam sehat dan semangat belajar ya anak-anak!